Minggu, 16 Oktober 2016

Mohabbatein Episode 78 (Tayang Senin, 17 Oktober 2016)

Sinopsis Mohabbatein ANTV Episode 78 Tayang Senin, 17 Oktober 2016 -Madhavi dan Toshi saling memperdebatkan gaun yang mereka pakai. Toshi memakai gaun warna hitam dan Madhavi menggunakan saree warna putih. Tn. Bhalla dan Vishwa melerai mereka.



Baca : Daftar Sinopsis Mohabbatein ANTV

Raman melihat Ishita terlihat lebih tinggi darinya, diapun meminta Neelu mengambilkan bangku. Raman memuji Mihika dan  erkata padanya bahwa ishita terlihat lebih tinggii hari ini. Mihika lalu bertanya apa yang harus dilakukannya. Raman memintanya mengambil bangku. Mihika pun tertawa mendengarnya dan Mihir senang melihat Mihika tertawa, Mihir mendatangi Raman dan bertanya apa yang telah dilakukannya sehingga membuat Mihika kembali tersenyum. Raman pun menjawab bahwa itu semua berkat pesonanya.


Toshi meminta Raman segera datang karena mereka akan mulai mengambil gambar. Raman sendiri sedang menunggu bangkunya. Beberapa saat kemudian semua keluarga bersiap untuk pemotretan.  Mereka memanggil Raman untuk segera datang. Raman sedang berpikir mengapa mereka semua tidak memahaminya bahwa tinggi badannya terlihat pendek di hadapan Ishita.

Pengambilan foto dimulai, Ishita menatap Raman yang kini lebih tinggi dari dirinya. Raman pun berkata bahwa kamera berada disana (sambil menunjuk ke arah kamera)  dan Ishita mengatakan bahwa dia terlihat lebih tinggi.  Raman menjawab bahwa dirinya memang terlahir tinggi. Raman lalu memeluknya sehingga mereka berdekatan. Mereka lalu memulai pemotretannya. Setelah itu Raman berkata bahwa pemotretan belum selesai karena Simmi belum datang. Fotografer kemudian berkata akan mengecharge baterai lebih dulu. Lalu saat semua bubar, Ishita melihat bangku kecil tergeletak disampingnya dan Ishita pun menyadari jika itu yang membuat Raman nampak lebih tinggi. Ishita pun tertawa terbahak2.

MIhir lalu menahan sang fotografer dan meminta foto berdua dengan Mihika. Mereka pun berfoto dengan berbagai gaya.

Sinopsis Mohabbatein ANTV Episode 78  Tayang Senin, 17 Oktober 2016


Ishita menemui Raman dan berkata bahwa Raman terlihat tinggi dan tampan, Raman menjawab bahwa dirinya memang selalu seperti itu. Ishita kemudian menambahkan bahwa dirinya akan membawa bangku kecil kembali saat puja. Raman berkata Ishita mulai menjadi mata2nya. Mereka kemudian tersenyum bersama.

Simmi lalu datang dan mereka mulai pemotretan lagi bersama Simmi. Ishita melepas highheelsnya dan kemudian langsung berdiri disebelah Raman tanpa alas kaki. Raman melihatnya tanpa alas kaki dan tersenyum. Setelah semua usai, mereka pun saling bercengkrama dan mengobrol. Mihika memperhatikan mereka semua dengan wajah sedih dan menahan tangis. Mihika teringat kembali kejadian saat Shagun menghujatnya.

Ishita lalu melihat Mihika dan bertanya padanya. Tapi Mihika tiba2 menangis dan bergegas kembali ke apartemen keluarga Iyer. Semua orang bertanya2 tapi Ishita menenangkan mereka dan berkata akan menyusul Mihika.

Mihika mulai menangis, Ishita menemuinya dan menghiburnya. Ishita pun bercerita bahwa Ashok sebenarnya tidak menyentuhnya. Mihika pun terkejut mendengarnya. Lalu Ishita kembali menyemangatinya

Simmi bercerita pada kedua keluarga tentang apa yang sudah dilakukannya. Raman pun memarahinya karena sudah pergi menemui Parmeet. Tapi Simmi memberi penjelasan semuanya yang dia tahu, dia berkata bahwa seorang staff hotel lah yang telah melucuti pakaian Mihika waktu itu, semua itu rencana Ashok untuk menghindari pernikahannya bersama Shagun. Raman lalu berkata jika dirinya harus mendapatkan gadis staff hotel tersebut untuk mengungkap tentang Ashok dan Parmeet. Romi lalu ikut bersuara dan mengatakan bahwa dia punya teman yang bekerja di hotel yang sama dan bisa menemukan gadis yang mana yang sedang bertugas malam itu. Ishita meminta untuk berhati2. Romi berkata bahwa dirinya melakukan ini untuk Mihika. Mihir pun mempercayai ucapan Romi. Romi lalu bergegas pergi. Ishita pun berterima kasih pada Simmi karena telah membantu Mihika. Simmi kemudian membalas sambil menangis dan berkata bahwa ini adalah buah dari perbuatannya. Simmi pun berkata ingin mengakhiri hubungannya dengan Parmeet. Toshi pun menenangkannya. Simmi juga meminta maaf pada Madhavi karena suaminya btelah merusak kehormatan kedua putrinya.

Vishwa berjalan ke taman depan apartemen sambil memikirkan masalah Mihika, dia lalu mengingat ucapan Madhavi dan juga teringat pertunangan Mihika serta semua kejadian yang telah menimpa Mihika. Vishwa lalu terduduk lemas di bangku dan berbicara sendiri menganggap dirinya tidak bisa melindungi Mihika. Beberapa orang tetangga lalu datang menemuinya, mereka mendebat Vishwa dan memintanya untuk pergi dari lingkungan mereka karena kekuarga Iyer selau mendapat masalah. Vishwa pun berusaha memberi penjelasan. Tapi orang2 itu masih menyudutkan Vishwa. Raman lalu datang dan menegur orang2 tadi, dia mengatakan bahwa wartawan telah menambah2i berita

Bala menemui Ishita yang sedang memasak dan menanyakan apakah Romi telah datang. Ishita menjawab ‘belum’. Mereka lalu berbicara. Raman lalu muncul dan mereka mengobrol kembali sambil menunggu kedatangan Romi. Tak lama kemudian Romi datang dan memberikan rincian temuannya serta menyebut nama Raina Singh yang sedang bertugas di hotel malam waktu itu. Bala pun terkejut dan langsung merasa gelisah. Bala berkata bahwa dirinya akan pergi berbicara dengan Raina tapi Raman melarangnya, Ishita meminta Bala untuk mengantar Vandu dan Madhavi. Raman dan Ishita lalu bergegas pergi.

Mihika dan Mihir berada di sebuah kedai. Mihir berbicara tapi Mihika asik melamun. Mihir lalu memanggil pelayan untuk memesan makanan, Mihir lalu melihat ada sepasang kekasih di sebelah mejanya sedang berbicara mengenai Mihika. Mihir berkata bahwa mereka tidak memiliki pekerjaan dan kemudian menggosipkan orang.

Raman dan Ishita bertemu serta berkenalan dengan Raina Singh. Raina menanyakan kepentingan Raman-Ishita  menemuinya. Raman lalu berkata mengenai pernikahan Ashok dan bertanya apa yang terjadi dengan Mihika Iyer.

Mihir menghampiri pasangan tersebut dan menunjuk sang lelaki karena telah mentertawakan Mihika, mereka bertengkar. Mihika meminta Mihir menghentikannya. Lalu wanita pasangan lelaki tersebut berkata bahwa mereka tadi sedang membicarakan kalung inisial kalung Mihika yang bertuliskan huruf “GF” dan mereka berkata bahwa mereka melihatnya seperti tertulis “BF”, sebab itukah mereka tadi tertawa. Wanita itu juga menambahkan bahwa sebenarnya dirinya tidak melihat berita tentang Mihika tapi jika Mihir bersikap seperti tadi maka segala sesuatunya akan bertambah buruk. Mihika pun berlari pergi.

Raina menjawab pertanyaan Raman dan berkata bahwa dirinya tidak mengetahui apa yang terjadi malam waktu itu. Ishita lalu bertanya kemungkinan staff wanita yang lain yang sedang bertugas. Raman melanjutkan jika Raina takut dengan seseorang maka dirinya akan mendukungnya. Raman juga berkata bahwa kemungkinan ada seseorang yang telah menyuapnya. Raina pun marah karena menganggap Raman telah menyalahkannya. Raina lalu berkata bahwa dirinya tidak ingin mengetahui apapun. Lalu Raina bergegas pergi. Ishita berkata bahwa Parmeet sepertinya berbohong lagi pada Simmi. Raman membantahnya dan berkata jika Parmeet mengatakan hal yang benar tapi kali ini Raina lah yang sedang berbohong.

Romi berbicara dengan kekuarganya dan mereka pun mengobrol. Romi berkata bahwa telah melihat Vishwa duduk di tangga. Tn. Bhalla pun berkata akan mengajaknya makan bersama. Toshi kemudian menyuruh Neelu menyiapkan masakan vegetarian. Toshi juga berkata akan membuat masakan Ghee dan setiap orang akan menyukainya.

Mihir dalam perjalanan bersama Mihika dan meminta maaf karena terlalu berlebihan tadi. Mihika hanya diam. Mihir pun mengurnya dan Mihika berkata bahwa dirinya sedang tidak ingin berbicara.

Raman dan Ishita kembali ke rumah dan bercerita mengenai Raina yang telah berbohong. Toshi lalu mengatakan sesuatu mengenai Simmi. Raman dan Ishita lalu ke kamar Simmi dan bertanya padanya. Simmi mulai berteriak sambil menangisi nasibnya yang buruk. Raman dan Ishita pun menenangkannya. Simmi lalu berbicara pada Ishita dan Ishita menasihatinya.

Mihir mengejar Mihika yang hendak masuk ke dalam apartemen. Mereka kembali berdebat. Raman dan Ishita mendengar pertengkaran mereka dan mereka pun keluar melihatnya.

Mihika masih bertengkar dengan Mihir. Raman dan Ishita melerai mereka, Raman membawa Mihir keluar, sementara ishita mengajak Mihika berbicara. Raman dan Mihir berbicara di luar apartemen. Mihir lalu teringat sesuatu dan kembali masuk ke dalam apartemen lalu berbicara dengan Mihika. Mihir mengajak Mihika menikah dengan segera. Mereka lalu kembali bertengkar. Mihir melamarnya tapi Mihika diam tak menjawab. Ishita pun menasihatinya. Mihika mengatakan bahwa dirinya akan menjawab ‘iya’ tapi tidak hari ini, Mihika berkata akan menjawab ‘iya’ pada hari dimana dunia tahu jika dirinya tidak bersalah dan hari dimana Shagun mengetahui Ashok yang bersalah dan pada hari itulah Mihika berkata akan siap menikah dengan Mihir. Kemudian Mihika bergegas pergi ke kamarnya. Raman pun menasihati Mihir agar membiarkan Mihika dulu. Mihir pun berkata bahwa dirinya harus menemukan bukti. Raman memintanya untuk tenang.  Bala menatap dari kejauhan dan mendengarkan mereka, dia berpikir bahwa dirinya harus menemui Raina karena Raina tidak akan mendengarkan siapapun.

Simmi menyiapkan semua masakan, Vishwa ikut menikmati makanan di rumah keluarga Bhalla. Romi muncul dan berbicara dengan Raman dan Ishita mengenai Raina. Raman meminta Romi mencari tahu latar belakang Raina dengan terperinci. Toshi lalu menanyakan komentar Vishwa mengenai masakannya. Vishwa menikmati makanan Toshi dan merasa kepedasan, tapi Vishwa tidak mau mengatakannya. Toshi pun menambahkan makanan pada piring Vishwa.

Romi kembali menemui Raman dan Ishita mengatakan bahwa keluarga Raina tinggal di Kolkata dan Raina tinggal sendirian disini.  Mihika lalu datang ikut bergabung di meja makan, begitu juga Romi dan Raman. Vishwa membisikkan sesuatu pada Romi. Lalu setelah itu Vishwa diam2 menuang makanannya berulang2 pada Romi. Lama2 Romi pun kepedasan dan berkata bahwa perutnya akan meledak. Semuamorang pun melihat Romi dan mengetahui apa yang telah dilakukannya bersama Vishwa. Mereka semua pun tertawa. Tapi Raman masih melihat kesedihan di wajah Mihika.


Bala mendatangi rumah Raina Singh. Raina merasa senang dan berkata bahwa dirinya tau jika Bala akan datang untuk berbicara dengan dirinya. Bala lalu bertanya apa yang sebenarnya di inginkan Raina. Raina lalu mendekati Bala dan berkata bahwa dirinya hanya menginginkan Bala. Bala mengatakan jika itunhal yang mustahil karena dirinya sudah menikah dan sangat mencintai istrinya, Bala menyadarkan Raina bahwa dirinya adalah guru Raina dan mereka memiliki perbedaan umur 15-16 tahun. Bala mengingat semua pertemuan2nya dengan Raina. Raina lalu akhirnya mengatakan bahwa Ashok tidak menyentuh Mihika karena dirinyalah yang telah melucuti pakaian Mihika. Bala pun meminta Raina mengatakan kebenaran itu untuk Mihika sebab kalau tidak kehidupan Mihika akan hancur.  Bala mencengkeram lengan Raina dan Raina membelai tangan Bala sambil berkata bahwa dirinya sangat mencintai Bala. Raina berkata akan membantunya hanya jika Bala menerimanya. Bala lalu berkata agar Raina mendapatkan perawatan mental lalu dia bergegas pergi. Raman menelpon Raina tapi Raina merejectnya.

Raman berusaha menelpon, Ishita lalu mengatakan akan mengantar Shravan ke rumah Bala. Bala pulang dan duduk di bangku depan apartemen, dia nampak kebingungan dan tengah berpikir solusi terbaik untuk mengatasi Raina. Ishita keluar dari rumah ibunya dan hendak kembali ke rumahnya, dia lalu melihat Bala dan memanggilnya. Bala lalu mengalihkan perhatian Ishita dengan menceritakan sesuatu tapi Ishita tidak percaya, Bala pun buru2 masuk ke dalam rumah dan Ishita menjadi bertanya2.



Shagun menemui Mihir dirumahnya, mereka mulai berdebat. Shagun terus memprovokasi Mihir dengan mengatakan bahwa Ishita dan Mihika berusaha menghancurkan kehidupan mereka. Mihir berkata Ashok lah yang telah menghancurkan kehidupan mereka. Mihir lalu pergi meninggalkan Shagun.

Raman dan Ishita berada dikamar dan mereka membicarakan Bala, mereka melihat Bala terlaku tegang dan khawatir. Raman memutuskan akan nberbicara dengan Bala. Vishwa lalu mengetuk pintu kamar dan menemui Raman lalu memberinya sebuah file agar Raman memeriksanya kembali. Setelah itu Vishwa bergegas pergi. Raman pun kembali berbicara dengan Ishita.

Pagi harinya, Toshi memasak didapur bersama Neelu, Ishita lalu datang dan Neelu berbisik2 mengatakan jika Toshi sedang membuat masakan ‘dosa’ untuk ayah Ishita. Ishita lalu menghampiri Toshi dan bertanya. Mereka lalu mengobrol.

Sinopsis Mohabbatein ANTV Episode 78


Bala menyuruh Shravan sarapan, Bala lalu menghampiri Mihika yang sedang menyiapkan bekal untuk Shravan. Bala lalu mengajak Mihika berbicara tapi Mihika menanggapi ala kadarnya kemudian pergi. Vishwa melihat itu dan menemui Bala, mereka lalu membahas Mihika. Beberapa saat kemudian Baa mengantar Shravan pergimke sekolah.

Bala dalam perjalanan dan memikirkan Mihika, Bala merasa bahwa dirinya harus menyetujui Raina demi Mihika. Shravan menegur ayahnya saat mobil sang ayah melewati sekolahnya. Bala tersadar dan memundurkan mobilnya.

Toshi kembali menawari Vishwa makanan yang tidak terlalu pedas dan Vishwa pun menyukainya. Mereka semua lalu mengobrol.

Sooraj bertemu dengan Shagun disebuah tempat, Shagun meminta Sooraj untuk meyakinkan Ashok agar menikahinya. Soraj berkata bahwa dirinya tidak ingin ikut campur masalah ini. Shagun lalu meminta Sooraj untuk pergi bersamanya menjemput Ashok.

Raman dan Mihir tiba di sekolah Ruhi. Shravan lalu muncul dan mengatakan jika Ruhi dan Aditya sedang bertengkar.

Sooraj mengantar Shagun, Sooraj lalu melihat seorang pebisnis juga masuk ke sekolah Aditya, Sooraj bertanya pada Shagun dan Shagun berkata bahwa anak pebisnis tersebut sekelas dengan Aditya. Sooraj pun memutuskan untuk ikut bersama Shagun kedalam agar bisa bertemu pebisnis tersebut.

Aditya berkelahi dengan Ruhi tentang ibu mereka, penjaga sekolah melerainya. Raman datang dan melerai serta memarahi Aditya. Shagun pun membela Aditya. Lelaki pebisnis tadi melihat pertengkaran tersebut dan mengatakan sesuatu, Sooraj memprovokasinya agar Raman terlihat buruk dimata pebisnis tersebut lalu Sooraj memperkenalkan dirinya.

Para wali murid lalu menggosipkan tentang Mihika dan Mihir. Mihir menahan diri. Raman lalu mendatangi lelaki tersebut dan mengatakan sesuatu. Lelaki itu semakin memancing kemarahan Raman dengan menghina Ishita dan Mihika, Raman pun menghajarnya, Kepala Sekolah dan Hakim pengadilan yang kebetulan datang ke sekolah itu melihat perkelahiann Raman. Lalu Raman membawa pergi Ruhi tapi Sooraj kemudian mengatakan hal buruk tentang Raman.  Mihir lalu langsung memukulnya dengan kursi dan Sooraj langsung terjatuh bersimbah darah. Hakim pun mengatakan sesuatu mengenai keluarga Raman.

Ishita masih memasak lalu Simmi menghampirinya. Bel berbunyi dan Ishita membuka pintu. Ishita memanggil2 Ruhi tapi tidak menemukan siapapun. Ishita hanya menemukan surat dengan diselipkan bunga mawar. Ishita membawanya masuk dan Simmi menyuruhnya membukanya. Ishita lalu membacanya dan tertawa2 bersama Simmi karena bahasa hindi yang ditulis penuh kesalahan.

Ambulans datang, Raman dan Shagun terus bersitegang, Raman dan Shagun kemudian melihat Hakim Pengadilan yang sedang memandangi mereka berdua.


Tayang Senin, 17 Oktober 2016
By :  ARIN

Subscribe to get more videos :